Pengikut

Senin, 31 Mei 2010

METODE PENARIKAN SAMPEL (SAMPLING)

ALASAN DILAKUKAN SAMPLING

  • Percobaan/eksperimennya bersifat destruktif (merusak)
Contoh :
1. Perusahaan pilar beton, menguji kekuatan beton hasil produksinya
2. Perusahaan bola lampu mencoba daya tahan bola lampu hasil produksinya.
  • Populasinya sangat besar
  • Biaya/tenaga terbatas
  • Waktu terbatas
PENDEKATAN SAMPLING
1. Probability Sampling ( Sampling dengan Probabilita)
Yaitu jika unit-unit observasi memiliki peluang/kemungkinan yang sama untuk terpilih.
2. Non Probability Sampling
Yaitu penarikan sampel yang tidak dilakukan dengan kaidah-kaidah probabilita
Termasuk dalam Non Probability Sampling :
a. Purposive Sampling
b. Haphazard Sampling
c. Snowball Sampling

TEKNIK-TEKNIK SAMPLING
1. Simple Random Sampling (SRS)
Dilakukan jika populasinya homogeny
A. Populasi Terbatas (Finite Population)
• SRS untuk populasi terbatas berukuran N
Adalah sample yang dipilih sedemikian sehingga masing-masing kemungkinan sample berukuran N memiliki peluang yang sama untuk terpilih.
• Ada 2 ( dua ) tipe, yaitu :
A. Dengan Pengembalian ( with replacement – WR)
B. Tanpa Pengembalian ( without replacement – WOR)
B. Populasi Tak Terbatas ( Infinite Population)
• Masing-masing elemen dipilih dari populasi yang sama
• Setiap elemen dipilih secara bebas ( independent )

2. Cluster Random Sampling
Dilakukan jika populasinya besar/luas, dengan prinsip unit-unit observasi dalam satu cluster heterogen dan antar cluster homogeny.
(missal: dalam satu wilayah harus ada petani, karyawan swasta/buruh, PNS, TNI → homogeny menurut jenis pekerjaan)
3. Stratified Random Sampling
• Suatu teknik penarikan sampel dimana unit-unit populasi dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok yang homogeny.
• Dilakukan jika populasinya tidak homogeny dan populasi dapat dibagi dalam beberapa lapisan/strata
Misal : Kelompok Kelas Ekonomi
I. Atas Pendapatan > 10 jt rupiah
II. Menengah Pendapatan 1 – 10 jt rupiah
III. Bawah Pendapatan < n=" banyaknya" n=" banyaknya" k="0,1…," n="banyaknya" n=" banyaknya" k="0,1,…">N, maka sampelnya no. urut ke- (j + KI) - N

Metode Pengumpulan Data
• Monitoring
• Interrogation/communication studies

Pengambilan Data Berdasarkan Dimensi Waktu
• Cross – sectional studies
- Pengambilan data dilakukan hanya 1 kali saja dan mencerminkan ‘potret’ dari suatu keadaan pada satu saat tertentu, setelah itu data langsung diolah.
• Longitudinal studies
- Data yang dikumpulkan berulang-ulang dalam suatu jangka waktu tertentu, mis: data produksi atau penjualan dalam 1 hari, setelah itu data baru diolah.

Teknik Pengumpulan Data Prapenelitian
• Qualitative techniques
- Mis: wawancara, pengamatan para peserta, film, foto, rekaman video, analisis dokumen, dll
• Secondary data
- Melalui studi kepustakaan yang menyangkut tentang penelitian sebelumnya, melalui buku dan jurnal
• Focus groups
- Melalui wawancara secara mendalam pada sekelompok orang yang telah memiliki pengalaman khususnya pengalaman yang unik.
• Two – stage design
- Prapenelitian dilakukan 2 kali guna menentukan ruang lingkup dan anggaran yang terbatas.

Sifat Pengambilan Sampel
• Population
- Yaitu seluruh kumpulan elemen yang dapat digunakan untuk membuat beberapa kesimpulan
• Population Element
- Bagian-bagian dari populasi yang akan diteliti lebih lanjut
• Sampling
- Pengambilan sebagian data dari elemen-elemen populasi yang telah ditetapkan sebelumnya
• Census
- Pengambilan seluruh data dari seluruh elemen yang ada di populasi

What is a Good Sample??
• Accurate
- Tidak bias dari populasi yang diharapkan
• Precise Estimate
- Data yang diambil dapat mempresentasikan populasi

Types of Sampling Designs
• Probability
- Pengambilan data yang dilakukan secara acak
• Non Probability
- Pengambilan data u=yang dilakukan tidak acak dan subyektif

Probability Sampling Designs
• Simple Random Sampling
- Pengambilan sampel secara acak di dalam populasi yang telah ditentukan
• Systematic Sampling
- Hampir sama dengan simple random sampling, hanya ditambah kriteria tertentu, mis:dari kumpulan data, maka yang dipilih adalah data dengan angka genap
• Stratified Sampling
- Populasi dibagi menjadi elemen-elemen kemudian diambil secara acak dari masing-masing elemen. Mis: populasi mahasiswa dibagi dalam angkatan, jurusan, jenis kelamin, dll.
- Metode Pengambilan Sample:
- Proportionate
- Dispropotionate

Probability Sampling Design (cont)
• Cluster Sampling
- Membagi populasi menjadi banyak subgroup, dimana setiap subgroup terdiri atas elemen yang sama, mis: (klaster 1) mahasiswa ekonomi dengan elemen jenis kelamin, daerah asal, dan SMA asal (klaster 2) mahasiswa teknik dengan elemen yang sama dengan mahasiswa ekonomi, dll
• Double Sampling
- Mengumpulkan beberpa informasi dengan sampel dan kemudian menggunakan informasi ini sebagai dasar memilih subsample untuk studi selanjutnya
- Mis: studi pendirian klub makan malam. Dari survey melalui telpon ditemukan sejumlah yang berminat untuk bergabung. Dari sini kemudian dilakukan pengelompokkan berdasarkan minatnya, kemudian dilakukan survey yang lebih mendalam

Nonprobability Sampling
Alasan menggunakan:
  • Total anggota populasi tidak diketahui dengan pasti
  • Biayanya murah
  • Waktunya terbatas atau tidak terlalu lamaHuman error dapat ditekan saat melakukan pengambilan sampel
  • Metode yang dapat digunakan:
- Convenience Sampling
- Purposive Sampling
- Snowball Sampling

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates